No Image Available

Dinamika Perceraian diawal Pernikahan : Perspektif Hukum Islam & Hukum Positif

 Author: Sitti Aisyah. S.H., Masruroh, S.H., Nur Kamilia, M.H.  Category: Hukum  Publisher: NH Press  Published: August 20, 2025  ISBN: Pengajuan  Pages: 139  Country: Indonesia  Language: Indonesia More Details
 Description:

Pernikahan seharusnya menjadi awal dari perjalanan hidup penuh harapan, cinta, dan komitmen. Namun kenyataannya, tidak sedikit pasangan muda yang justru menghadapi perceraian dalam hitungan bulan setelah ijab kabul diucapkan. Fenomena ini bukan hanya mencoreng nilai sakral pernikahan, tetapi juga menjadi tanda bahaya sosial yang mengintai keutuhan keluarga dan stabilitas masyarakat.

Buku ini hadir sebagai refleksi mendalam dan kritis atas meningkatnya perceraian pada usia pernikahan di bawah enam bulan, yang kini tak lagi terbatas di kota-kota besar, namun telah merambah ke desa-desa — termasuk Desa Lumutan dan Gayam Lor yang menjadi pusat studi dalam buku ini.

Dengan memadukan pendekatan hukum Islam, hukum positif, psikologi, sosiologi, hingga analisis budaya, buku ini membedah berbagai penyebab mendasar dari perceraian dini: mulai dari ketidaksiapan emosional, tekanan ekonomi, hingga intervensi keluarga dan pengaruh media sosial. Lebih dari sekadar kajian akademik, buku ini juga menyajikan kasus-kasus nyata yang menggambarkan rapuhnya pondasi pernikahan jika tidak didasari oleh kesiapan lahir dan batin.

Tak hanya berhenti pada masalah, buku ini juga menawarkan solusi-solusi konkret: dari pentingnya bimbingan pranikah, mediasi keluarga, peran tokoh masyarakat, hingga intervensi kebijakan pemerintah dan penguatan nilai-nilai agama. Setiap bab disusun untuk menjawab pertanyaan besar: mengapa pernikahan yang seharusnya menjadi perjalanan panjang justru berakhir dalam sekejap?

Bagi pembaca yang peduli terhadap masa depan institusi keluarga, baik sebagai akademisi, pemerhati sosial, tokoh agama, maupun masyarakat umum, buku ini memberikan gambaran menyeluruh, data faktual, dan analisis tajam mengenai salah satu krisis keluarga yang kian nyata.


 Back