Buku ini menjelaskan secara mendalam tentang fungsi strategis pesantren dalam menciptakan kemandirian ekonomi yang berdasarkan pada nilai-nilai Islam. Di tengah perubahan ekonomi modern dan dampak globalisasi, pesantren tidak hanya berperan sebagai lembaga pendidikan agama, tetapi juga sebagai tempat lahirnya santripreneur, yaitu wirausaha Muslim yang tangguh. Berdasarkan prinsip ekonomi syariah, buku ini mengajak pembaca untuk menjelajahi cara bisnis unik dari pesantren yang memadukan aspek spiritual, etika, dan inovasi. Terdiri dari sepuluh bab tematik, buku ini mengangkat berbagai topik, mulai dari pengertian dasar santripreneur, banyak sektor yang ada di pesantren (pendidikan, ekonomi, sosial, politik), hingga tentang model bisnis syariah yang dijalankan oleh para santri. Selain itu, dalam buku ini, pembaca akan menemukan analisis rinci mengenai penerapan fiqih muamalah dalam dunia bisnis, sumber pembiayaan syariah seperti zakat, wakaf yang produktif, dan BMT. Buku ini juga membahas tantangan dan peluang yang dihadapi oleh santripreneur di era digital dan persaingan yang sengit saat ini. Buku ini sangat direkomendasikan untuk akademisi, praktisi ekonomi Islam, pengelola pesantren, mahasiswa, serta siapa saja yang ingin mengetahui bagaimana pesantren dapat menjadi bagian dari ekonomi yang sangat kompetitif tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman.